Bantaeng- Warga di Dusun Mawang, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, sangat terganggu dengan keberadaan smelter pemurnian nikel milik PT Huadi Nickel Alloy yang berdiri di daerah mereka sejak 2014 lalu.. Material milik perusahaan tersebut menimbulkan debu. Merusak tanaman, dan mengotori udara sehingga mengancam kesehatan warga.. Pada Selasa 16 Juli 2019 lalu, Kepala Dinas Lingkungan Bantaeng Nahas menimpa Ajun (20), pekerja di perusahaan smelter PT Huadi Nickel Alloy Indonesia di Desa Papanloe, Kecamatan Pajjukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Jumat (7/4/2023) sekitar pukul 16.00 wita, ia harus kehilangan kaki kirinya, lantaran mengalami kecelakaan kerja.. Peristiwa tersebut sempat diabadikan pekerja melalui kamera ponselnya dan tersebar di Perusahaansmelter PT Huadi Nickel Alloy di Kabupaten Bantaeng kini menjadi sorotan oleh Koalisi Pemerhati Ketenagakerjaan (KAPEKA) Bantaeng. Kamis, 8 Desember 2022 Cari Vay Tiền Nhanh.

syarat pendaftaran pt huadi nickel alloy bantaeng